Sekolah-Minggu

 

Menengok Jejak-jejak Masa Lalu

Pada tahun 1973, Pos PI Gereja Kristen Kalam Kudus Jayapura (cikal bakal GKKK Jayapura) untuk pertamakalinya mengadakan Perayaan Natal di kantor kerja yang dipinjamkan Bapak Chiang. Pada kesempatan tersebut, pengurus Pos PI menghimbau para orang tua agar membawa anak-anak mereka untuk mengikuti Sekolah Minggu, mulai pada hari minggu pertama Januari 1974.

Puji Tuhan, dipagi nan ceria diawal tahun 1974 itu, sekitar pkl. 08.00 WIT terkumpul sekitar 20 orang anak besar-kecil yang menghadiri kebaktian Sekolah Minggu. Ev. Lidia Citra mengajar mereka bernyayi, dan Ev. Yusuf Citra yang menyampaikan cerita. Sejak saat itu, pelayanan Sekolah Minggu dari minggu ke minggu terus digalakkan, dan anak-anak pun kian banyak yang bergabung. Ada sukacita besar melihat anak-anak memuji Tuhan dan rindu mendengarkan cerita Firman Tuhan dihari Minggu.

Perayaan Natal 25 Desember 1976 adalah hari besar bagi GKKK Jayapura. Bersama alunan lagu Malam Kudus, Pos PI GKKK Jayapura secara resmi ditahbiskan menjadi unit yang ke-14 Gereja Kristen Kalam Kudus Indonesia. Hal lain yang menggembirakan adalah GKKK Jayapura juga telah mempunyai sebuah gedung tempat beribadah yang tetap.

Pada tahun 1977, Saudara Joutje Kemur turut melayani bersama di Sekolah Minggu dengan mengajar 3 kelas. Dan sejak tahun 1980, para pengurus Sekolah Minggu terus berdoa agar Tuhan menyiapkan ruang kelas yang memadai bagi anak-anak Sekolah Minggu -yang sementara waktu belajar di serambi, garasi, bahkan dapur- sehingga mereka dapat mengikuti pelajaran dengan leluasa.

Puji Tuhan yang penuh kemurahan, dengan kasih setiaNya yang tak pernah berubah, akhirnya pada Perayaan Natal tahun 1983 telah tersedia sebuah gedung berlantai III. Pada saat itu terhimpun sekitar 200 anak untuk merayakan kelahiran Tuhan Yesus.